Senin, 14 Oktober 2013

Kalau Kamu Percaya


  1. Apakah kamu percaya ALLAH itu ada?
  2. Apakah kamu percaya kalau ALLAH itu ada lebih dekat dari urat lehermu sendiri?
  3. Apakah kamu percaya kalau ALLAH mengerti kamu lebih dari pada kamu mengerti dirimu sendiri?
  4.  Apakah kamu percaya kalau ALLAH saat ini menempatkan kamu pada posisi terbaik menurutNya?


Kalau kamu percaya jika ALLAH itu ada, ALLAH ada lebih dekat dari urat lehermu sendiri, dan bahkan mengerti kamu lebih dari pada kamu mengerti dirimu sendiri, dan ALLAH yang mengerti kamu lebih dari kamu mengerti dirimu sendiri itu sudah mengempatkan dirimu pada tempat terbaik,



Lalu kenapa kamu tidak bersukur?




Gambar dari sini



Pertanyaan dan nasihat yang pernah aku dapat dari seorang ‘kakak’ yang masih membekas sampai 7 tahun setelahnya.



19 komentar:

  1. Bahagia itu sederhana, asal kita pandai bersyukur..

    makasih atas nasehatnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar sekali ...
      terimakasih sudah berkunjung dan menyimak...

      Hapus
  2. Bersyukur adalah perbuatan yang mulia. Sebagai tanda terima kasih hamba kepada ALLAH SWT kita semua, hambaNYA, emang harus pandai bersyukur

    BalasHapus
    Balasan
    1. benar..
      mari menjadi orang yang pandai bersukur itu...

      Hapus
  3. semoga kit amampu menjadi inssan2 yg bersyukur dengan semakin kita bersyukur in syaa Alloh nikmat Allohpun akan bertambah

    BalasHapus
  4. Bersyukur... Kunci kebahagiaan sebetulnya sederhana ya tp knp kita srg lalai bersyukur.. Makasih sdh diingatkan mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama sama...
      terimakasih atas kunjungannya....

      Hapus
  5. Pertanyaan yang mengena di hati memang selalu membekas ya mas Ridwan.
    Seperti pertanyaan ini..."Saat kau mengatakan tak punya teman bicara, lantas dimana Alloh?"
    *senyum ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. masih saja ingat pertanyaan itu ya bund... :)
      terimakasih...

      Hapus
    2. Ingat banget mas... Rasanya seperti disadarkan pada sebuah kesalahan besar. Melupakan Alloh. Astaghfirullah...

      Hapus
    3. Wah kalimat yang "menampar" @___@
      Trimakasih sudah mengingatkan kami kami ini mas ridwan..
      Ditunggu kunjungan baliknya :)

      Hapus
  6. Tulisan yang singkat tapi penuh makna
    Semoga kita selalu menjadi orang yang bersyukur

    BalasHapus
  7. aku takut menjadi orang yg kufur nikmat

    BalasHapus
  8. Menjadi pelupa adalah kodrat manusia mas..tapi menjadi kodrat manusia juga untuk kembali kepadaNYA... pamrih atau tidak saat mengingat dan bersyukur kepadaNYA, jauh lebih baik daripada tidak ingat dan bersyukur sama sekali.. ahh...berat2 ringan kalo bahas topik yang atu ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. diakhir, semoga kita bisa menjadi manusia yang sesuai dengan tuntunanNya...

      Hapus

.
..
Buktikan kunjungan kamu ke blog ini dengan meninggalkan komentar sebagai jejak kunjungan.
..
.

Ada kesalahan di dalam gadget ini