Tampilkan postingan dengan label blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogger. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 April 2013

Pindah... Pindah... Pindah Koooosss....



Banyak yang bertanya : kemana saja aku beberapa bulan ini.

Well, walkers, aku gak kemana mana. Masih tetep di sini. Di surabaya, kota perantauanku selama ini. Kalian tahu? Pertanyaan sederhana yang kalian sampaikan padaku itu mungkin terlihat seperle, tapi bagiku pertanyaan itu mengandung makna yang berbeda. Ada perhatian seorang teman di sana. Teman maya yang bingung ketika temannnya itu, yang tak pernah tahu bagaimana wajahnya yang sebenarnya, yang cuma dikenalnya lewat tulisan tulisannya, tak ada kabar dalam waktu yang lama. Ada letupan semangat yang aku rasakan di dada ini saat pesan pesan singkat itu masuk ke nomor pribadiku. Maka itu aku ucapkan terimakasih untuk mereka yang merindukan aku (pede banget yak? Gegegegegegegegege).

Aku gak kemana mana, walkers. Aku hanya pindah kos. Yup. 2x pindah kos. Kenapa? Tentu ada alasannnya. Semua  akan aku bagikan di sini bersama kalian, karena kalian adalah teman teman yang mau mendengarkan (membaca) apa yang ingin aku bagikan dengan orang-orang yang aku kenal.  Perpindahan kos kali ini cukup menyita waktuku. Menyita perhatian yang lumayan besar. Apa pasal? Bukankah hanya masalah pindah kos saja? Yup memang benar. Masalah sepele yang dipicu oleh masalah lain yang cukup serius.

Kalian sudah siap untuk menyimak kisah ini, walkers?

Ok. Aku akan coba bercerita secara urutan waktu.Tempat kos awal yang aku tempati ada di daerah Tambak Wedi, Surabaya. Tempat kosku ini ada di lantai dua. Lantai dua ini hanya sepertiga luasnya dari luas keseluruhan bangunan di lantai satu. Satu ruangan yang disekat menjadi empat bilik dan satu tempat terbuka di tengah tempat aku dan teman-teman yang berkunjung ke tempat kosku itu ngobrol, nonton tv, atau berselancar ria di komputer. Tempat kosku ini punya satu jendela yang menhadap ke arah timur dan satu lagi yang lebih besar menghadap kearah selatan. Dari jendela yang menghadap ke timur itulah aku bisa melihat jalan Kedung Cowek yang berhubungan langsung dengan jembatan Suramadu. Kalau malam, deretan lampu kuning yang memanjang sejauh lebih dari 3km dengan latar belakang langit malam yang hitam bertabur bintang dan deretan rumah serta pohon menyajikan pemandangan yang tak biasa. Perpaduan pemandangan kota besar dan daerah pinggiran yang masih belum tersentuh pembangunan. Kalian bisa bayangkan indahnya?

Kalau dari arah jendela selatan, pemandangan lebih indah lagi. Dari sana, aku seolah sedang duduk di atas genteng rumah kosku. Ada pohon keres di ujung genteng, dan setelah itu, hamparan sawah dan kolam pemancingan yang cukup luas. Air mengalir, padi bergoyang mengikuti irama angin, ditambah lagi degan latar belakang jalan kedung cowek yang serupa jalan tol. Buatku, suasana itu sangat menginspiirasi untuk terus menulis, apa lagi saat hujan turun. Suasana bertambah eksotis di sana. Apa lagi yang diharapkan seorang blogger selain tempat yang ‘sempurna’ untuk menulis?

Pepatah bilang, ada pertemuan, ada juga perpisahan. Perpisahan itu datang lebih cepat dari apa yang aku bayangkan, walkers. Masalah kecil yang semula terlihat sepele kemudian menjadi masalah besar yang mengancam jiwa dan keselamatan. Di sana aku menyaksikan bagaimana brutalnya bangsa ini. Kalau dulu aku ragu, bahkan sangsi kalau bangsa ini masih menyimpan sifat barbarnya yang kejam, hari itu aku tak ragu lagi untuk bilang kalau semua itu nyata. Manusia bisa berubah dengan cepat. Mereka bisa berubah mudah membalikkan telapak tangan. Mereka yang kemarin tertawa dan tersenyum pada kita, hari ini atau besok bisa saja menjadi orang yang paling kita cari untuk ditonjok wajahnya.

Alasan perpindahan kosku yang pertama ini ceritanya panjang, walkers. Berlangsung sekitar hampir satu tahun lamanya sebelum meledak dan membuatku menjadi orang yang terusir. Insyallah, aku akan membuat posting khusus untuk ini.

Waktunya siap-siap untuk jumatan rupanya, walkers. Aku sambung lagi nanti ya, untuk lanjutan kisah ini. Salam hangat buat kaian semua.



READ MORE - Pindah... Pindah... Pindah Koooosss....

Rabu, 06 Juni 2012

La-RanTa is Back


Hello walkers, bagaimana kabar kalian semua? Baik-baik saja? Sukurlah.

Sudah lama  sekali rasanya La-RanTa tidak pernah lagi update. Hal ini membuat beberapa orang pengunjung setia La-RanTa bertanya tanya, apa yang sebenarnya terjadi pada blog ini? Sebagian dari mereka bertanya, apakah La-RanTa benar-benar akan di tutup seperti kabar yang mereka tahu akhir-akhir ini? Memang tidak dapat di pungkiri, sejak awal kemunculannya beberapa waktu yang lalu, blog ini sudah memiliki pembaca setia yang selalu menantikan update terbaru dariku sebagai admin La-RanTa. Mereka itu adalah blogger-blogger yang sebagian besar tergabung dalam lingkaran persahabatan ungu para blogger yang di kenal dengan nama Bloof. bloofers, begitu biasanya para anggotanya disebut.

Sebenarnya, memang desas-desus yang selama ini beredar itu benar adanya. La-RanTa awalnya benar-benar akan ditutup. Apa alasannya? Alasannya sederhanan saja, yaitu karena awalnya kebanyakan isi dari blog ini hanyalan copas dari berbagai situs dan kumpulan tulisan tulisan dari blogger dan situs lain yang dianggap penting dan menarik untuk disebarluaskan kembali kepada pembaca setia La-RanTa. 

Sebagai blogger pemula saat itu, aku merasa hal itu wajar wajar saja dilakukan. Aku berkaca pada beberapa situs dan blog pribadi di internet yang melakukan hal yang sama. Tapi, semakin lama jam terbangku dalam dunia per-blog-an, semakin mengertilah aku tentang etika blogging yang benar. Salah satunya adalah tentang orsinalitas tulisan yang di posting di blog. Aku kemudian tahu kalau sebenarnya aktifitas salin-tempel itu adalah hal yang keliru. Seharusnya tulisan yang kita posting di blog pribadi kita  adalah tulisan asli dari pemilik blog yang bersangkutan.

Aku lama merenung saat kemudian tahu kalau apa yang dilakukan aku selama ini adalah hal yang tidak dianjurkan dan bahkan dilarang keras dalam dunia blogging. Coba sejenak kita berfikir, bagaimana kalau tulisan yang kita tulis tiba-tiba muncul di situs atau blog pribadi orang lain tanpa sepengetahuan kita? Pasti sakit hati rasanya. Apa lagi blog tersebut tidak mencantumkan kita sebagai penulisnya, dan bahkan mereka mengklaim tulisan itu adalah tulisan asli mereka. 

Hal lain yang aku cermati pula adalah bahwa setiap blog itu sebarusnya unik dan mempunyai karakternya sendiri. Lalu di mana letak keunikan itu kalau seluruh posting yang ada di dalam blog kita hanyalah hasil salin-tempel dari blog lain? Pastinya tidak ada. Tulisan dalam blog pribadi kita tidak akan lagi mencerminkan kita sebagai pemilik blog tersebut. Akan menjadi rancu dan bias adanya ketika gaya bahasa di satu posting jauh berbeda dengan gaya bahasa di posting selanjutnya, dan dari keseluruhan posting yang ada. 

Dua hal itulah yang mendasari aku untuk menutup blog ini. Tapi sekarang, La-RanTa is back, walkers! Dan kalian yang berkunjung ke blog ini mendapat gelar baru dariku selaku admin La-RanTa, ‘walker’.

Aku sebagai admin La-Ranta mengucapkan selamat kepada walkers yang sudah menunggu lama untuk setiap posting baru di blog ini. Mulai saat ini, aku sebagai admin La-RanTa berjanji untuk selalu meng-update blog ini dengan tulisan-tulisan hasil dari tulisanku sendiri.

Lalu apa yang akan disajikan La-RanTa kepada walkers kedepannya? 

Aku sebenarnya juga punya beberapa alasan mengapa blog ini di buka lagi setelah beberapa saat lalu sempat benar-benar di nonaktifkan. Yang pertama adalah karena aku tidak bisa mengikuti beberapa lomba berbasis blog yang diadakan oleh beberapa komunitas ataupun yang diadakan oleh beberapa orang secara pribadi. Memang benar aku memiliki blog lain yang berbasis tulisan tulisan fiksi, yaitu FiksiQ. Tapi karena sekali lagi sebuah blog itu seharusnya memiliki karakternya sendiri dan harus unik, maka tidak mungkin aku menerbitkan posting di FiksiQ yang isinya bukan fiksi atau cerpen. Maka itu aku tidak bisa berpartisipasi dalam lomba lomba yang mengharuskan pesertanya untuk menulis esay dan sejenisnya. Untuk tujuan itulah La-RanTa kembali dari tidur panjangnya.

Yang kedua adalah, karena aku ingin memiliki catatan harian online. Dan benar, aku ingin menjadikan La-RanTa ini sebagai blog catatan harian pribadiku. Semacam diary. Hal ini didasari oleh keinginanku untuk terus menulis setiap hari. Cerpen-cerpen fiksi yang aku buat jelas tidak bisa aku tulis setiap hari. Aku bukan orang yang selalu punya kesempatan untuk menulis fiksi. Tidak selalu ada ide yang bisa dituliskan. Menulis fiksi bagiku masih membutuhkan konsentrasi yang lebih. Sedangkan menulis catatan harian rasanya tidak membutuhkan energi sebesar menulis cerita cerita fiksi.

Yang ketiga adalah karena aku termotifasi oleh kang Insan yang baru-baru ini membuat blog baru yang isinya sama sekali berbeda dengan blog lamanya. Juga pak dhe Kholik, seorang blogger senior yang memiliki beberapa blog pribadi dengan isi yang berbeda-beda. Kepada kedua blogger sejati ini, aku mengucapkan terimakasih telah menginspirasiku.

Sekali lagi, La-RanTa is back, walkers. Don’t be sad. La-ranta kembali dengan wajah baru, kemasan baru, dan tentu saja tanpa posting-posting hasil salin-tempel yang dulu pernah bercokol di sini. Untuk kalian walkers sejati, selama mengikuti rekam jejak kehidupanku di sini.

Salam bloofers, salam blogging.



READ MORE - La-RanTa is Back

Selasa, 15 Februari 2011

Mempercantik Blog : Widget

Sebagai blogger, kita tentu akrab dengan widget. Ya, widget ini adalah komponen di dalam blog pribadi kita yang fungsinya untuk memperindah blog, memberikan kemudahan akses kepada pengunjug dan memberikan informasi tertentu dalam blog kita. Widget ada yang sudah di sediakan oleh blogger, tapi ada juga yang di sediakan oleh pihak luar yang mendukung perkembangan blog pribadi kita. Contohnya, google, alexa, dan lain lain.

Walaupun pemakaian widget sepertinya menyenangkan sekali, tapi perlu di ingat bahwa terlalu banyak widget yang kita gunakan didalam blog kita, akan berpengaruh pada kecepatan loading blog. Semakin banyak widget yang kita pasang di blog kita, waktu loading yang di butuhkan untuk membuka blog kita akan semakin lama. Hal ini berpegaruh pada pengunjung blog kita. Pada koneksi yang lambat hal ini akan terasa sangat mengganggu, dan bisa bisa pengunjung akan membatalkan kunjungannya ke dalam blog kita hanya karena waktu loading yang telalu lama. Maka itu, bijaklah dalam menentukan widget yang akan kita pasang pada blog kita.

Cara untuk menambahkan widget pada blog kita sangat mudah,

Pertama, buka dasbor blog yang akan di pasang widgetnya 

Masuk ke tab rancangan.




Klik tambah komponen, 





kemudian akan muncul jendela baru yang berisi jenis-jenis widget yang tersedia


















Pilih widget sesuai keinginan kita,


















Klik simpan,


















Pada tab pengaturan, klik simpan.


Widget yang kita inginkan sudah ditambahkan.
mudah bukan?Selamat menikmati, blogging itu sangat menyenangkan!

Untuk teman teman yang ingin widget diluar yang di sediakan blogspot, silahkan cek di sini.....
READ MORE - Mempercantik Blog : Widget

Selasa, 01 Februari 2011

Tukar Link Blog

Bagi teman teman yang ingin bertukar link, silahkan tinggalkan komentar di sini. Sebelumnya, silahkan tambahkan link Laranta di blog teman teman. Link teman teman nantinya akan muncul di halaman tukar link




READ MORE - Tukar Link Blog