Minggu, 04 Januari 2015

Senin, 20 Oktober 2014

Tuhan, Aku Minta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah Tunai

Suatu malam, seorang teman memintaku datang menemuinya di 'tempat biasa'.  "Ada yang ingin aku bicarakan," katanya. "Ini penting. Makanya kamu harus datang." Apa yang sekiranya begitu penting dan belum pernah dia ceritakan padaku? Sahabat baiknya yang hampir tiap malam bertemu? Itulah yang membuat aku penasaran. Dia mungkin seorang pemendam rahasia yang ulung, tapi biasanya tidak padaku. Apa yang terjadi padanya, seperti lebaran buku harian yang selalu terbuka untuk aku baca. "Jadi ada apa?" Tanyaku, penasaran. "Ini tentang keimanan, tentang seberapa kamu yakin akan doamu. Seberapa...
READ MORE - Tuhan, Aku Minta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah Tunai

Sabtu, 26 Juli 2014

Pulang (2) : Naik Apa

Setelah berpamitan untuk resign, hal selanjutnya adalah memikirkan bagaimana aku pulang. Ada beberapa moda transportasi yang bisa aku gunakan. Bisa dengan pesawat, kereta api, atau bus. Hmmm, tahukah kalian bagaimana melafalkan nama moda transportasi yang satu ini? "Bus" dibaca "bis", "bes", "bas", atau "bus"? Aku sudah pernah pulang kampung dengan kereta api. Tiketnya lumayan untuk kereta kelas eksekutif. Waktu itu, aku ingat saat mencari tiket kereta api secara online untuk pulang kampung harganya tidak jauh berbeda dengan tiket pesawat terbang yang paling murah. Jadi apa salahnya kalau sekarang...
READ MORE - Pulang (2) : Naik Apa

Jumat, 25 Juli 2014

Pulang (1)

Januari adalah saat dimana resah itu semakin memuncak. Padahal di bulan sebelumnya, Desember, aku sudah pulang kampung. Karena itu, di Januari aku begitu yakin kalau resah itu bukan karena home sickness. Bukan! Tapi karena hal lain. Aku tak pernah merasa kalah oleh resah, tapi yang ini selalu menguat setiap hari. Aku sudah merantau sejak 2004. Aku sudah lama bisa mengatasi rindu. Sudah terbiasa dengan deraannya yang mengikat hati. Aku sudah terbiasa mengenang rumah hanya dalam ingatan dan doa, mengingat ibu melalui rasa yang ditinggalkannya di kulitku yang mulai menua ini. Sembilan tahun aku...
READ MORE - Pulang (1)

Minggu, 24 November 2013

Dia yang Sangat Merindukanmu

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Pernahkah kita menyadari kalau kadang kita itu egois? Pernahkah kita sadar kalau jauh di sana ada orang yang benar-benar tulus merindukan kita? Dia yang merindukan kita itu, terkadang hanya butuh mendengar suara kita untuk mengobati kerinduannya. Ya, walau tanpa percakapan panjang, hanya dengan kalimat “Aku baik baik saja.” Dia sudah puas. Terkadang kita tidak pernah benar-benar mengerti...
READ MORE - Dia yang Sangat Merindukanmu

Senin, 28 Oktober 2013

Menanti Sebuah Kisah

Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 . . ; . Kisah yang sampai sekarang masih jadi misteri buat diri ini Kisah yang akan mengukir sejarah dalam hidup ini Jangan patahkan sayap sayap cintamu Biarlah dia mengembang Mengepak diudara yang segersang sahara Mengalir dimana bahkan air tak mampu merayap Mesat ngapung luhur jauh di awang2 Biarkan dia menerpa wajahmu Bersama pasir lembut yang diterbangkan angin sahara... Wahai...
READ MORE - Menanti Sebuah Kisah